STUDENT EXCHANGE 2

STUDENT EXCHANGE

Smanesa tidak hentinya membuat perubahan diri menjadi lebih baik, student exchange yang sudah pernah dilakukan ke Thailand pada tahun 2017 lalu, 2018 ini dilakukan lagi, kali ini melakukan kerjasama dengan sekolah yang berbeda. Ini dilakukan untuk memperluas pengetahuan tentang pendidikan disana.

Menurut salah satu siswa yang mengikuti program student exchange disana mereka lebih banyak belajar diluar ruangan.

Beberapa kelas yang mereka ikuti yaitu ada kelas biologi, kelas memasak dan thaiboxing. Pengalaman baru buat mereka.

Banyak yang mereka pelajari disana mulai dari belajar bahasa Thailand, melatih bahasa inggris mereka yang biasanya disini hanya digunakan di kelas bahasa inggris saja, tapi waktu disana mereka harus menggunakannya hingga membuat mereka semakin bisa, mengetahui budaya Thailand, masakan hingga tempat-tempat yang ada di Thailand.

Student exchange ini diharapkan mampu membawa siswa-siswa smanesa yang awalnya tidak tahu menjadi tahu. Awalnya berpikiran sederhana menjadi siswa yang berpikiran luas dengan melihat dunia luar.

SMA yang pernah bekerjasama dengan smanesa pada tahun 2017 di tahun 2019 ini mereka melakukan kerjasama kembali dengan smanesa. Smanesa tentu saja membuka pintu lebar-lebar buat mereka. Dengan kedatangan mereka disini kita bisa berbuat banyak untuk memperkenalkan tentang Indonesia.

Tarian tradisional menjadi salah satu salam pembuka ketika siswa siswi Thailand datang di smanesa.

Sambutan yang terbilang meriah karena semua siswa siswi smanesa menyambut mereka di aula.

Siswa Thailand akan belajar selama beberapa hari di smanesa, mulai dari pelajaran bahasa Indonesia, pelajaran biologi belajar memasak makanan Indonesia, dan mengunjungi beberapa tempat yang ada disekitar.

Siswa Thailand selama disini akan tinggal dengan host family masing-masing sehingga mereka tahu bagaimana kehidupan sebenarnya keluarga Indonesia.

Semoga kegiatan yang satu ini memacu siswa smanesa untuk belajar lebih baik lagi dan mendorong siswa smanesa untuk tahu dunia luar, hingga gudang pengetahuannya lebih luas lagi.

FILM PENDEK

Lomba Film Pendek

Dalam rangka memperingati hari ulang tahun sekolah, SMA 2 Purwokerto mengadakan perlombaan film pendek se- Jawa, yang deadline pengumpulannya pada tanggal 16 Maret 2019. SPRD (salah satu grup videomaker) dari SMA Negeri 1 Purwosari mengikuti euforia perlombaan membuat film pendek tersebut. Motivasi mereka untuk mengikuti perlombaan tersebut yakni karena sebelumnya mereka belum pernah mengikuti lomba membuat film pendek, maka mereka ingin menambah pengalaman baru untuk membuat karya film pendek.

Grup yang dipelopori oleh Ivandra (salah seorang siswa SMA Negeri 1 Purwosari) yang juga mengajak teman-temannya untuk mengikuti perlombaan tersebut. Ivandra sendiri juga merupakan siswa yang aktif di keorganisasian sekolah, yang juga menjabat sebagai salah satu ketua ekstrakurikuler di sekolah. Dia sekaligus yang  hobi menulis naskah drama sehingga bisa dikatakan sebagai penggagas ide film pendek tersebut. Didukung oleh beberapa temannya yang juga memiliki hobi yang mendukung pembuatan film pendek tersebut, seperti Nur Rahmat, Almas, Dwi Aditya, Indah, Adil, Idris.

Adapun kendala-kendala yang mereka alami ketika berproses membuat film, yakni peralatan yang mereka miliki minim sekali hanya memiliki 2 kamera, perekam suara masih menggunakan perangkat seluler biasa (HP), management waktu yang kurang dikarenakan disamping mereka berkarya tetap mengerjakan tugas-tugas sekolah yang diberikan oleh guru, dan mendapatkan beberapa bantuan dari cast-cast tambahan seperti meminjam adik-adik temannya sebagai cast.

Perjuangan yang mereka lakukan berbuah hasil yang manis, mereka mendapatkan juara ke-2 dari 30 peserta dari sekolah dan universitas lain.  juara yang mereka dapatkanpun cukup membanggakan karena mereka bersaing ketat dengan sekolah dan universitas yang bisa dikatakan terpandang seperti Universitas Diponegoro dan SMK IT Purwokerto. Juga mendapatkan penghargaan dari sekolah penyelenggara berupa Trofi penghargaan dan uang pembinaan sebagai motivasi agar mereka tetap berkarya membuat film pendek yang lainnya di lomba-lomba yang sejenis. Maka mereka memiliki motivasi untuk mengikuti perlombaan serupa yang diadakan oleh Universitas Yudharta yang bertema “Perbedaan Suku Budaya” dan juga FFS(Festival Film Sekolah) bertema bebas.

Motivasi dari SPRD untuk siswa-siswa lain yang belum memiliki karya serupa bahwa apabika kita ingin berkarya jangan pernah takut dan maksimalkan masa muda untuk berkarya sebanyak-banyaknya. Harapan dari SPRD dalam mengikuti lomba ini adalah untuk mengharumkan nama sekolah dan agar SMA Negeri 1 Purwosari semakin terkenal dan mempunyai harapan yang dalam untuk dibentuknya ekstrakurikuler videomaker yang bisa memupuk bakat-bakat siswa yang hobi dalam membuat videomaker atau yang berhubungan dengan itu.

LITERASI

AYO MEMBACA...!!!

Salah satu program yang sedang digalakkan di lingkungan pemerintahan kabupaten Pasuruan adalah literasi dan smanesa ikut berperan disana. Membiasakan untuk membaca adalah hal yang bisa dikatakan sulit tetapi tidak ada yang tidak mungkin ketika ada yang mau berjuang.

Salah satu cara yang dilakukan di smanesa adalah mewajibkan semua siswa dan guru untuk membaca sebelum pelajaran dimulai. Dalam 1 minggu 3 kali dilakukan jadwal literasi yangmana setiap jadwalnya sudah ditentukan materi pokok/tema yang harus dibaca.

Jadwal tersebut dimaksudkan untuk siswa yang tidak biasa membaca tidak bingung untuk memilih tema apa yang harus dibaca. Setelah itu siswa merangkum apa yang sudah dibaca di buku khusus literasi.

Di smanesa dibentuk juga komunitas pegiat literasi siswa. Salah satu tugasnya adalah memeriksa hasil literasi teman-temannya. Membaca dan bercerita tidak sendirian ada yang namanya koin literasi, yang maksudnya untuk menggugah kedermawanan siswa, yang nantinya koin tersebut digunakan untuk membeli buku yang bisa dipinjam bergantian antar kelas.

Hal lain yang dilakukan adalah mewajibkan setiap kelas membuat mading yang bertujuan mengekspresikan kreatifitas siswa dan ada pula pojok baca yang diharapkan menjadi tempat favorit siswa.

 


Ada harapan untuk membuat siswa smanesa mencintai literasi diawali dari rasa terpaksa untuk memupuk cinta baca. Banyak yang tidak sadar dengan membaca kita selangkah membuka pintu dunia, menyiram taman pengetahuan yang kering, mengasah otak yang tumpul, mengubah cara pandang dan bahkan bisa mengubah dunia.

Purnawiyata

Purnawiyata SMA Negeri 1 Purwosari, Menapaki

Sekolah Menengah Atas (SMAN) 1 Purwosari, PAsuruan kembali mengadakan acara purnawiyata kelas XII yang dilaksanakan di aula smanesa. Acara ini dilaksanakan sebagai puncak dari kegiatan belajar siswa dan ujian sekolah yang sudah dilalui oleh siswa-siswi kelas xii.dilaksanakannya acara ini menandakan bahwa smanesa siap melepas siswa-siswi kelas xii untuk menjajaki kehidupan yang sebenarnya, yakni kehidupan sosial dengan bekal yang sudah smanesa berikan.

Acara purnawiyata dimulai pukul 07.30 wib sampai dengan 13.00 wib. Dimulai dengan pembacaan ayat-ayat suci Alqur’an oleh dua orang siswa kelas x dan xi, kemudian pemberian penghargaan untuk wisudawan dan wisudawati yang termasuk siswa terbaik di setiap jenjang dan dilanjutkan dengan prosesi masuknya wisudawan dan wisudawati ke area purnawiyata dengan diiringi lagu-lagu. Tambah menarik lagi dengan iringan grup paduan Suara Smanesa.

Hadir dalam acara tersebut, Kepala SMAN 1 Purwosari, bapak ibu dewan guru serta wali siswa kelas xii. Suasana mengharukan begitu terasa di purnawiyata ini, terbukti dengan ada beberapa wali siswa yang terisak atas lulusnya putra-putri mereka dari smanesa.

Kepala SMAN 1 Purwosari, yaitu Dra. Fety Susilowatie, M.Pd menyampaikan agar perpisahan kali ini bukan menjadi akhir pendidikan yang ditempuh oleh siswa siswinya, tapi dapat menjadi pondasi awal dalam mencari ilmu lebih banyak lagi. “Supaya alumni mampu menjaga nama almamater dan menghiasi diri dengan akhlakul karimah dalam menghadapi tantangan hidup bermasyarakat” kata Bu Fety Susilawatie

PPDB 2019 SMA NEGERI 1 PURWOSARI

Terdiri dari 2 Jalur

1. JALUR ONLINE

Disebut juga Jalur Zonasi adalah Jalur penerimaan Calon peserta didik dengan memprioritaskan jarak domisili dengan sekolah yang dituju dan waktu pendaftaran, untuk mendaftar pada jalur ini calon peserta didik wajib memiliki PIN. Untuk mendapatkan PIN terlebih dahulu melakukan registrasi ke SMA/SMK Negeri dengan : 

  1. Menunjukkan Kartu Keluarga (KK) Asli dan fotokopi (1x)
  2. Menunjukkan SHUN/SKL asli dan fotokopi (1x)

Adapun kecamatan yang termasuk dalam Zonasi SMA Negeri 1 Purwosari (Zona 3 Kabupaten Pasuruan) sebagai berikut :

  1. Kecamatan Lawang
  2. Kecamatan Purwosari
  3. Kecamatan Purwodadi
  4. Kecamatan Sukorejo
  5. Kecamatan Wonorejo
  6. Kecamatan Tutur
  7. Kecamatan Kejayan
  8. Kecamatan Pohjentrek

 

Read more ...

Cari